Laman

Jumat, 26 Juni 2015

BAB 9 Kebutuhan Dasar Manusia



Berikut jawaban pertanyaan yang berada pada modul 9

1.    Menurut kajian paleontropologis setidaknya ada sembilan jenis mahluk serupa manusia, yaitu Australopithecus aferensis, A. africanus, Paranthropus aethiopicus, P. robustus, P. boisei, Homo habilis kecil, H. habilis besar, H. erektus, dan H. sapiens. Homo habilis mahir menggunakan alat-alat batu. Homo erektus (manusia purba) sudah mengenal api untuk penghangat dan memasak. Manusia modern yang ada sekarang dikelompokkan sebagai Homo sapiens. Apa pendapat anda mengenai hal tersebut, jika dikaitkan dengan eksistensi manusia dan sejarah peradabannya ?

Saya kurang mempercayai kajian paleantropologis karena tidak ada kepastian jalur mana lahirnya Homo erectus. Yang telah disepakati hanyalah Homo sapiens berasal dari Homo erectus. Sebenarnya, eksistensi manusia di Planet Bumi sudah bertahan selama ratusan ribu tahun, yaitu sejak Nabi Asam a.s dan Siti Hawa diturunkan. Dari sepasang menusia tersebut kemudian terus bertambah, dengan distribusi yang makin meluas ke seluruh penjuru daratan di Bumi. Sehingga pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan melalui sepasang manusia tersebut, bukan berdasarkan Homo Sapiens atau sebagainya.

2.       Jelaskan mengenai gaya hidup asli manusia !

Gaya hidup asli manusia adalah pemburu dan pengumpul, yang diadaptasikan ke sabanam adegan yang disarankan dalam evolusi manusia. Gaya hidup manusia lainnya adalah normadisme (berpindah tempat; terkadang dihubungkan dengan kumpulan hewan) dan perkampungan menetap yang dimungkinkan oleh pertanian yang baik.

3.       Berikan penjelasan mengenai pengelompokan kebutuhan manusia yang paling hakiki !

Kebutuhan manusia yang paling hakiki dikelompokkan sebagai kebutuhan fisiologis, fisik dan psikologis, dan pemenuhan akan kebutuhannya ini merupakan kewajiban dan hak azasi setiap orang.

4.       Apa yang dimaksud dengan ketahanan dan keamanan pangan ?

Ketahanan dan keamanan pangan diartikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan kerusakan, pencemaran biologi, kimi, dan benda lain yang dapat menganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia.

5.    Bagaimana bisa terjadi kasus keracunan pangan ? Coba kaitkan dengan studi kasus mengenai bahaya makanan dalam kaleng !

Kasus keracunan pangan biasanya karena penanganan pangan yang salah di sector industri, cemaran mikroba karena lingkungan yang buruk. Sejalan dengan berubahnya gaya hidup maka juga memengaruhi pola makan pada banyak orang. Baik itu dari makanan diwarung kaki lima sampai restoran fast food termasuk makanan kaleng. Dengan meningkatnya kesibukan, banyak yang kurang memperhatikan makanan yang dimakan, seperti makanan kaleng. Padahal banyak yang harus diperhatikan dari makanan kaleng tersebut, jika tidak dapat menimbulkan keracunan.

6.   Bagaimana hubungan antara kebutuhan fisik manusia dengan kondisi lingkungan yang sangat rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, banjir, letusan gunung api, longsor, badai, dan sebagainya ?

Hubungannya kebutuhan fisik salah satunya perlindungan fisik berupa perumahan yang aman untuk dihuni, bebas dari keadaan atau tatanan alam yang dapat menimbulkan resiko seperti gempa bumi, aman dari letusan gunung api, longsor, banjir, dsb.

7.   Kebutuhan dasar manusia dengan keberadaannya dalam lingkungan hidup juga menimbulkan masalah sikap kejiwaannya, maka belakangan muncul psikologi lingkungan atau ekopsikologi. Bagaimana pendapat anda mengenai hal ini ?

Dengan mengetahui kebutuhan psikologi, maka akan mengerti penyebab ketegangan lingkungan(environment stress), misalnya keadaan ruangan yang akan memicu kejiwaan seseorang, sifat cahaya, suasana dan suhu. Karena environmental stress akan berpengaruh pada diri seseorang sesuai dengan lamanya keadaan/gangguan yang dapat diterima olehnya untuk menanggapinya.

8.      Bagaimana hubungan antara kebutuhan dasar manusia, kondisi lingkungan dan pengelolaan bahan kimia?

Dalam tubuh makhluk hidup, termasuk manusia perwujudannya memang fisik sebagai pengada insan lain, tetapi dalam kehidupannya segala proses yang terjadi juga bersifat fisik maupun kimia, karena dalam metabolism disebut proses kimia-fisika (physicochemistry).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar